‘Magic Wall’ Di Kepulauan Selayar

Dari beberapa spot diving yang saya coba di area Taman Nasional Takabonerate, spot ini yang paling menjadi favorit dan memiliki cerita seru bagi saya. Letaknya bukan di dalam area Taman Nasional melainkan di Pantai Timur, Kepulauan Selayar. Penyelaman saya di spot ini menjadi penyelaman terakhir dari rangkaian diving trip di Taman Nasional Takabonerate.

Untuk diving di kawasan Kepulauan Selayar ini bisa dibilang masih susah-susah gampang fasilitasnya karena di pulau ini masih sedikit sekali Dive Center lokal, hanya ada Dive Center milik bule atau langsung berhubungan dengan pihak Taman Nasional. Tetapi belakangan ini sudah banyak bermunculan dive center lokal di pulau ini. Kebetulan banget diving trip ini semua nya sudah dikoordinasikan dengan pihak Taman Nasional, jadi untuk fasilitas dan segala kebutuhan dibantu banget sama mereka.

Perjalanan menuju Selayar merupakan perjalanan pulang saya dari Pulau TInabo. Waktu tempuh dari Pulau Tinabo ke Selayar sekitar 4 jam perjalanan jika cuaca dan kondisi gelombang sedang bagus. Ditengah perjalanan ini tiba-tiba seisi kapal dikagetkan dengan gerombolan sirip hitam besar panjang yang keluar dari permukaan air. “Lumba-lumba!” eh bukan tapi kok besar banget siripnya, dan ternyata itu segerombolan keluarga Paus Orca (Paus pembunuh). Waaaaaaakkk!!! Cuma bisa takjub melongo liatnya tapi gak ada yang gerak buat foto ataupun video #krikkrik

Kapal semakin mendekati Pulau Selayar, dari kejauhan sang guide kami sudah menunjuk-nunjuk arah entry point di suatu spot yang bernama ‘Magic Wall’. Lautan biru tosca, pantai pasir putih, hijaunya perbukitan dan semilirnya angin langsung menyambut kapal kami yang siap-siap menurunkan jangkarnya. Cuaca saat itu cerah tapi angin berhembus kencang hingga menyebabkan gelombang di permukaan laut agak kencang, kapal jadi sangat bergoyang dan kami agak pesimis kalau kondisi di bawah laut tidak kondusif untuk menyelam. Akhirnya Mas Vidi dan salah satu DM kami pun turun untuk mengecek kondisi terlebih dahulu. Ternyata di bawah kondisi arus tenang tidak sekencang di atasnya. Tipsnya turun mengikuti tali jangkar dan menunggu buddy di bawah permukaan sekitar 5m agar tidak terombang-ambing arus di atas. 

Rombongan dibagi dua dan saya memilih ikut rombongan kedua karena mau leyeh-leyeh dulu hehehehe. DM memberi briefing sebentar, katanya spot Magic Wall ini merupakan salah satu best spot untuk menyelam di Selayar karena keindahan dinding karang dan biotanya, salah satu yang menarik adalah bisa bertemu hiu di sini jika beruntung, Di rombongan pertama mereka membawa botol plastik air mineral ke dalam air, katanya bisa di remuk-remuk terus bunyinya bisa mancing hiu dateng. Tak lama 40 menit kemudian mereka naik tapi sayang mereka gak berjumpa sama hiunya. 

Giliran saya dan rombongan kedua untuk entry, yak arus permukaannya memang besar dan saya langsung menuju bibir wall karang. Di atas kedalaman 5 meter arus sudah tenang, sedikit demi sedikit kami menyusuri pinggiran wall yang kemiringannya hampir 90 derajat. Visibiliti saat itu agak sedikit keruh karena hari sudah agak sore memasuki perubahan arus pasang surut. Namun, tidak mengurangi keseruan diving di spot ini.

Kenapa saya suka banget sama spot ini? Di sini saya nemuin schooling ikan yang banyak, biota bentos yang unik-unik seperti bintang laut dan teripang, Seafan beraneka ukuran dan aneka Sponge ada di sini. Schooling ikan banyak sekali dari species Fusilier contohnya spesies Pterocaesio tile (Bluestreak Fusilier), Wrases dan banyak sekali ikan dari famili Butterflyfish seperti Pyramid Butterflyfish dan Longnose Butterflyfish. Gak salah deh dinamain Magic Wall, benar-benar ‘Magic’ keindahan wall nya. Satu lagi pengalaman yang tak terlupakan diving di sini, hanya berjarak di 2 meter di bawah terlihat black tip shark sepanjang 1,5 meter berenang cantik di bawah saya. Wuiihiiii!! Cuma bisa liat tapi gak berani foto hehhee. 1 Jam di dalam air tidak kerasa dan harus siap-siap pergi untuk kembali ke kota Makassar. Masih banyak spot diving di Kepulauan Selayar yang bisa didatangi, next time akan ke sini lagi khusus untuk berpetualangan di Selayar. Selayar, tunggu aku akan kembali 🙂

Notes :

1. Cara menuju ke Kepulauan Selayar dan Taman Nasional Takabonerate bisa baca detailnya disini

2. Spot-spot menarik yang wajib di coba untuk diving ataupun snorkling di Taman Nasional Takabonerate antara lain di sekitar Pulau Tinabo , spot Hantu CeriaPulau TarupaIbel Orange dan disekitar Pulau Latondu.

3. Dive Center di Taman Nasional Takabonerate bisa ke Tinabo Dive Resort atau kontak langsung ke pihak Taman Nasioanal Takabonerate. Ngobrol di twitter lebih seru, miminnya baik plus informatif banget. Follow : @VisitSelayar dan @Takabonerate_NP.

 4. Dive Center di Kepulauan Selayar langsung kontak ke Selayar Dive Resort.

 Big thanks for Travelmate Indonesia as organizer diving trip to Takabonerate and National Park Members (Mas Asri, Bang Acca, Bang Ronald dkk). 

Iklan

One response to “‘Magic Wall’ Di Kepulauan Selayar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s